after a loooong pause.

alhamdulillah, everything went great.

so i am officially a working housewife for about 46 days today. belum pon 2 bulan lagi. how's life? okay, i guess. mase cuti sekolah hari tu boleh la bersenang-lenang lalalalala kat rumah while he's working, tapi skrg im busier than him bcoz i hv to work everyday and his classes are only 4 days a week. so practically i have a house-husband with a monthly salary of about rm3500 including allowances. ehehehe.

married life......a little bit hectic. compared to when i was alone and single la kan. ye lah, dulu tak kesah pun kan breakfast ke lunch ke dinner ke kan, tp since hubby jenis yng makan kat rumah, so i hv to cook breakfast, lunch, dinner, yang mane sempat lah. but i love cooking for him, because he appreciates everything i cook even if the food doesnt taste good. tegur kurang garam pun very politely dan berhemah. ehehehe. woke up every day at 5.45 to cook breakfast, go to school, go back home at 3.30pm, and 8.00pm every monday, thursday and friday since i hv classes until 7pm at utm, cook dinner, prepare for tomorrow's lessons, and went to bed at 11.30 the latest. amazingly, its not as tiring as i expected.

i think its not that tiring because i actually love what i do. i love cooking for him, i love sitting with him at our dining table and eat together and talk about things, i love doing his laundry, and recently i think i love teaching. i love going to school to work. maybe its the beginning of the year and students still are behaving very well, but i think if i love teaching at the beginning of the year, then its a good sign. because i might still in love with my job at the end of the year. maybe not. but hey, the power of positive thinking, remember?




and for hubby, thanks for making me the luckiest woman alive. i love u, and insya Allah, will always do.

pelan rumah saya.

bleh klik pada map untuk enlarge okeh. please. do come. =)

=)

Suami saya adalah serorang jurutera, saya mencintai sifatnya yang semulajadi dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul dihati saya ketika bersandar dibahunya.3 tahun dalam masa perkenalan dan 2 tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahawa saya mulai merasa letih…lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Saya seorang wanita yang sentimental dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus.

Saya merindui saat-saat romantis seperti seorang anak kecil yang sentiasa mengharapkan belaian ayah dan ibunya. Tetapi, semua itu tidak pernah saya perolehi. Suami saya jauh berbeza dari yang saya harapkan. Rasa sensitifnya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam perkahwinan kami telah mematahkan semua harapan saya terhadap cinta yang ideal. Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahawa saya inginkan penceraian. ”Mengapa?” Dia bertanya dengan nada terkejut.

“Siti letih, Abang tidak pernah cuba memberikan cinta yang saya inginkan.” Dia diam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, nampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang lelaki yang tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang boleh saya harapkan daripadanya? Dan akhirnya dia bertanya.

“Apa yang Abang boleh lakukan untuk mengubah fikiran Siti?” Saya merenung matanya dalam-dalam dan menjawab dengan perlahan.

“Siti ada SATU soalan, kalau Abang temui jawapannya di dalam hati Siti, Siti akan mengubah fikiran Siti; Seandainya, Siti menyukai sekuntum bunga cantik yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika Abang memanjat gunung-gunung itu, Abang akan mati. Apakah yang Abang akan lakukan untuk Siti?”

Dia termenung dan akhirnya berkata, “Abang akan memberikan jawapannya esok.” Hati saya terus gundah mendengar responnya itu.

Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menenui selembar kertas dengan coretan tangannya di bawah sebiji gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan. ..

‘Sayangku, Abang tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi izinkan Abang untuk menjelaskan alasannya.” Kalimah pertama itu menghancurkan hati saya. Namun, saya masih terus ingin membacanya.

“Siti boleh mengetik di komputer dan selalu mengusik program di dalamnya dan akhirnya menangis di depan monitor, Abang harus memberikan jari-jari Abang supaya boleh membantu Siti untuk memperbaiki program tersebut.”

“Siti selalu lupa membawa kunci rumah ketika Siti keluar, dan Abang harus memberikan kaki Abang supaya boleh menendang pintu, dan membuka pintu untuk Siti ketika pulang.”

“Siti suka jalan-jalan di shopping Kompleks tetapi selalu tersasar dan ada ketikanya sesat di tempat-tempat baru yang Siti kunjungi, Abang harus mencari Siti dari satu lot kedai ke satu lot kedai yang lain mencarimu dan membawa Siti pulang ke rumah.”

“Siti selalu sengal-sengal badan sewaktu ‘teman baik’ Siti datang setiap bulan, dan Abang harus memberikan tangan Abang untuk memicit dan mengurut kaki Siti yang sengal itu.”

“Siti lebih suka duduk di rumah, dan Abang selalu risau Siti akan menjadi ‘pelik’. Dan Abang harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburkan Siti di rumah atau meminjamkan lidah Abang untuk menceritakan hal-hal kelakar yang Abang alami.”

“Siti selalu menatap komputer, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesihatan mata Siti, Abang harus menjaga mata Abang agar ketika kita tua nanti, abang dapat menolong mengguntingkan kukumu dan memandikanmu. “

“Tangan Abang akan memegang tangan Siti, membimbing menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu.”

“Tetapi sayangku, Abang tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Kerana, Abang tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematian Abang.”

“Sayangku, Abang tahu, ada ramai orang yang boleh mencintaimu lebih daripada Abang mencintai Siti.”

“Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan oleh tangan, kaki, mata Abang tidak cukup bagi Siti. Abang tidak akan menahan diri Siti mencari tangan, kaki dan mata lain yang dapat membahagiakan Siti.”

Airmata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuatkan tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya lagi.

“Dan sekarang, Siti telah selesai membaca jawapan Abang. Jika Siti puas hati dengan semua jawapan ini, dan tetap inginkan Abang tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, Abang sekarang sedang berdiri di luar sana menunggu jawapan Siti.” “Tetapi, jika Siti tidak puas hati, sayangku…biarkan Abang masuk untuk mengemaskan barang-barang Abang, dan Abang tidak akan menyulitkan hidupmu. Percayalah, bahagia Abang bila Siti bahagia.”

Saya terpegun. Segera mata memandang pintu yang terkatup rapat. Lalu saya segera berlari membukakan pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah gusar sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaan saya.

Oh! Kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintai saya. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah beransur-ansur hilang dari hati kita kerana kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam ‘kewujudan’ yang kita inginkan, maka cinta itu telah hadir dalam ‘kewujudan’ yang tidak pernah kita bayangkan sebelum ini. cuba kita ambil ikhtibar dari cerita ini..:)

THE CREATION OF THE TEACHER
Author Unknown

The Good Lord was creating teachers. It was His sixth day of 'overtime' and He knew that this was a tremendous responsibility for teachers would touch the lives of so many impressionable young children. An angel appeared to Him and said, "You are taking a long time to figure this one out."

"Yes," said the Lord, " but have you read the specs on this order?"

TEACHER:

…must stand above all students, yet be on their level
... must be able to do 180 things not connected with the subject being taught
... must run on coffee and leftovers,
... must communicate vital knowledge to all students daily and be right most of the time
... must have more time for others than for herself/himself
... must have a smile that can endure through pay cuts, problematic children, and worried parents
... must go on teaching when parents question every move and others are not supportive
... must have 6 pair of hands.

"Six pair of hands, " said the angel, "that's impossible"
"Well, " said the Lord, " it is not the hands that are the problem. It is the three pairs of eyes that are presenting the most difficulty!"

The angel looked incredulous, " Three pairs of eyes...on a standard model?"

The Lord nodded His head, " One pair can see a student for what he is and not what others have labeled him as. Another pair of eyes is in the back of the teacher's head to see what should not be seen, but what must be known. The eyes in the front are only to look at the child as he/she 'acts out' in order to reflect, " I understand and I still believe in you", without so much as saying a word to the child."

"Lord, " said the angel, " this is a very large project and I think you should work on it tomorrow".

"I can't," said the Lord, " for I have come very close to creating something much like Myself. I have one that comes to work when he/she is sick.....teaches a class of children that do not want to learn....has a special place in his/her heart for children who are not his/her own.....understands the struggles of those who have difficulty....never takes the students for granted..."

The angel looked closely at the model the Lord was creating.
"It is too soft-hearted, " said the angel.

"Yes," said the Lord, " but also tough, You can not imagine what this teacher can endure or do, if necessary".

"Can this teacher think?" asked the angel.

"Not only think," said the Lord,. "but reason and compromise."

The angel came closer to have a better look at the model and ran his finger over the teacher's cheek.

"Well, Lord, " said the angel, your job looks fine but there is a leak. I told you that you were putting too much into this model. You can not imagine the stress that will be placed upon the teacher."

The Lord moved in closer and lifted the drop of moisture from the teacher's cheek. It shone and glistened in the light.

"It is not a leak," He said, "It is a tear."

"A tear? What is that?" asked the angel, "What is a tear for?"

The Lord replied with great thought, " It is for the joy and pride of seeing a child accomplish even the smallest task. It is for the loneliness of children who have a hard time to fit in and it is for compassion for the feelings of their parents. It comes from the pain of not being able to reach some children and the disappointment those children feel in themselves. It comes often when a teacher has been with a class for a year and must say good-bye to those students and get ready to welcome a new class."

"My, " said the angel, " The tear thing is a great idea...You are a genius!!"
The Lord looked somber, "I didn't put it there."

AKU LELAKI EGO.

Dia terlalu sayangkan aku. Itu yang aku sangat pasti. Atas sebab itu aku rasa terlalu selesa kerana aku yakin dia tak kan meninggalkan aku. Dia sanggup mengetepikan kepentingan diri sebab nak menjaga hati aku. Sering aku biarkan dia memujuk dirinya sendiri bila dia merajuk. Buat apa aku nak pening-pening pujuk dia kalau dia sendiri akan kembali padaku dan meminta maaf atas keterlanjuran sikapnya sendiri. Sebarang perselisihan, dia yang akan mengalah dan dia akan menyalahkan dirinya sendiri walaupun jelas memang salahku.

Dia wanita yang rela berkorban apa sahaja kecuali satu, dia tak mahu dirinya disentuh sebelum kami memiliki ikatan yang sah . Dan atas sebab yang satu itu aku rasa dia perempuan yang membosankan. Nak pimpin tangan pun tak boleh. Apatah lagi nak peluk. Ada pun bergesel bahu itu pun sebab aku yang sengaja. Sampai satu tahap aku rasa dia sangat membosankan.
Justify Full
Aku cemburu tengok kawan-kawan aku boleh pegang tangan awek diorang. Tapi aku? Bila aku cakap macam tu, dia cuma senyum dan cakap pada aku, “Belum tentu perempuan yang sentuh boyfriend dia tu sayang boyfriend dia lebih dari saya sayang awak… Belum tentu perempuan tu ada masa susah senang boyfriend dia macam saya ada untuk awak…” Yang nyata, aku langsung tak setuju jawapan dia tu. Aku tengok pasangan lain bahagia, sudah tentu girlfriend kawan-kawan aku sayangkan mereka sebab girlfriend masing-masing membelai kawan-kawan aku dengan penuh kasih sayang. Tapi aku? Jangan harap. Balik-balik jawapan yang sama. Tunggu lepas kahwin. Aku bosan tahu tak! Sampai satu masa aku dah tak tahan lagi.

Aku minta kami berpisah. Aku nampak air matanya berlinang tapi sikit pun aku tak rasa kasihan. “Mungkin kita tak ada jodoh. Awak lelaki yang baik. Awak berhak dapat perempuan yang lebih baik. Saya nak awak janji dengan saya satu benda, untuk kali terakhir. Satu hari nanti bila awak jatuh cinta dan awak betul-betul sayangkan dia, hargai perempuan tu. Mudah-mudahan perempuan tu akan sayang awak, terima awak seadanya, hormati awak sebagai lelaki dan yang paling penting bahagiakan awak. Saya akan bahagia tengok awak bahagia,” tu kata-kata terakhir dia untuk aku. Dia senyum walaupun air mata berlinang. Argh! Tak habis-habis nak tunjuk mulia. Bosanlah dengan perempuan macam ni. Malas aku menghadap dia lama-lama. Cepat-cepat aku nak blah dari situ. Tiba-tiba ada bunyi hon dan sedar-sedar aku sudah tersungkur di seberang jalan. Satu dentuman yang kuat bergema dan aku lihat dia terbaring di hadapan sebuah kereta. Dia selamatkan aku! Lelaki yang dah menyakitinya! Darah membuak-buak keluar dari kepalanya. Ambulans datang dan membawa aku dan dia pergi. Di hospital keadaan kelam kabut. Dia perlu dibedah segera kerana kecederaan teruk di kepala. Ramai kawan-kawan dan keluarganya turut ada sama. Aku tengok seorang wanita yang hampir sebaya ibuku menangis. Mungkin ibu dia. Mengalirnya air mata seorang ibu kerana aku. Rasa bersalah menimpa aku. Aku dah sakiti dia tapi dia rela berkorban nyawa untuk aku. Aku berdoa semoga dia selamat. Semoga aku sempat meminta maaf. Semoga masih ada ruang dalam hati dia untuk aku. Dia sangat baik. Aku tak mahu kehilangan dia. Dia ikhlas sayangkan aku.

Selepas beberapa jam pembedahan selesai. Dia berada di dalam ICU. Dia koma, tapi doktor kata dia masih mampu mendengar. Tiba-tiba seorang kawannya menghampiri aku. Kawannya menghulurkan sesuatu. “Aku rasa benda ni dia nak bagi pada kau,” hanya itu yang gadis itu ucapkan pada aku. Kawannya terus berlalu selepas itu. Pandangan kawannya pada aku penuh benci. Tahukan kawan dia tentang kejadian sebenar? Yang nyata aku tak pernah mahu berbaik dengan kawan-kawan dia. Pernah juga dia bersuara tentang hal itu tapi aku sekadar buat tak tahu. Pulang sahaja aku buka bungkusan itu. Pasti hadiah untuk hari lahirku. Hari lahirku dua minggu lagi. Balutan kertas itu kubuka dan di dalamnya ada botol kaca berbentuk hati. Di dalam botol itu penuh dengan origami berbentuk bintang. Ada kad kecil berwarna biru kegemaranku. Aku sebak membaca bait-bait dalam kad itu. “Dalam origami bintang ni ada kata-kata saya untuk awak. Awak buka setiap hari SATU sahaja. Mungkin saya tak dapat nak hubungi awak setiap hari sebab kesibukan kerja. Tapi, bila awak baca setiap hari, anggaplah setiap hari saya berhubung dengan awak. Saya nak awak tahu setiap masa awak ada dalam hati saya. Happy Birthday sayang…” Aku buka botol kaca berbentuk hati itu dan kuambil satu bintang. Kubuka origami itu dan di dalamnya tertulis, “Love is like a poisonous mushroom. You don’t know if it is the real thing until it is too late..” Aku tersenyum sendiri. Aku buka lagi bintang yang seterusnya. Walaupun dia meletakkan syarat satu hari cuma satu.

Di dalam semua origami itu penuh kata-kata semangatnya untuk aku dan suara cintanya yang ikhlas. Demi Allah, sepanjang aku bergelar lelaki dewasa, inilah pertama kali aku menangis semahunya. Air mata aku tak berhenti mengalir sepanjang membaca kata-kata dalam origami itu sehingga habis semuanya kubaca. Aku telah menyakiti seorang wanita yang luhur. Aku melawatnya di hospital. Walaupun mukanya penuh calar, bibirnya pucat dan kepalanya berbalut, dia tetap cantik di mata aku. Dia bukanlah wanita yang memerlukan make up tebal kerana dia memiliki kecantikan asli. Atas sebab itu aku menghalangnya terlalu rapat dengan mana-mana lelaki kerana gusar jika ada yang tertarik. Dia sekadar menurut. Demi menjaga hati aku.

Aku capai tangannya yang berselirat dengan pelbagai wayar yang aku pun tak tahu. Sejuk tapi betapa lembutnya tangannya. Pertama kali aku menyentuhnya. Aku bisikkan ketelinganya, “Sayang..saya datang… Cepatlah sedar. Saya rindukan awak. Saya banyak bersalah pada awak. Saya minta maaf,” pertama kali aku minta maaf darinya. Tiba-tiba denyutan nadinya jadi tidak menentu. Aku panic. “Hei, apa yang kau dah buat pada dia? Tak cukup kau sakiti kawan aku?” jerkahan kawannya mengejutkan aku. Doktor dan beberapa jururawat bergegas masuk dan aku diminta keluar. Setiap hari aku berdoa supaya dia cepat sembuh, cepat sedar. Aku gusar sekiranya Allah mengambil nyawanya. Bukan aku tidak redha dengan ketentuan, aku sedar aku masih perlukan dia. Aku sayangkan dia. Genap dua minggu, aku mendapat berita dia sudah sedar. Aku bersyukur. Inilah hadiah hari lahir yang paling bermakna untuk aku. Dia juga sudah dipindahkan ke wad biasa. Aku mahu melawat dia. Aku rindu senyuman dia. Aku mendapat panggilan telefon yang meminta aku mengambil tempahan. Namun kerana terlalu gelojoh, aku terlanggar botol kaca bentuk hati pemberian dia. Ah, semuanya akan aku uruskan nanti. Aku biarkan serpihan kaca bertaburan di lantai. Tak sangka dia menempah kek khas untuk aku. Dia atas kek itu tertera bahagian belakang jersi pasukan bola sepak kegemaranku, Arsenal berserta namaku dan nombor kegemaranku. Aku senyum sendiri. Bahagianya aku. “Abang bertuah. Girlfriend abang cakap dia tak tahu apa-apa fasal bola. Dia cuma tahu pasukan apa yang abang minat dan nombor yang abang suka. Sebab tu dia tempah kek ni khas untuk abang dan minta abang ambil sebab dia nak buat surprise. Dia cakap dia nak makan kek ni dengan abang. Kakak tu cantik, baik pulak tu. Abang kirim salam pada akak ya? Abang jaga akak tu elok-elok,” ramah gadis yang bekerja sebagai juruwang di kedai itu memberitahuku.

Aku senyum sepanjang jalan ke hospital. Sampai di hospital aku lihat dia sedang duduk di atas katil. Tiada sesiapa bersamanya. Dia sekadar termenung. Aku senyum padanya. Dia seakan terkejut melihat aku datang. Aku terfikir juga, boleh ke orang sakit makan kek? Tapi kan dia nak makan kek ni dengan aku. “Sayang.. terima kasih kek ni. Saya happy sangat awak dah sedar. Adik cashier kedai tu kirim salam pada awak. Dia cakap awak nak makan kek ni dengan saya. Saya suapkan ya?” aku suakan sudu pada dia. Tapi sesuatu yang aku tak pernah duga, dia tepis tangan aku sampai sudu terpelanting ke lantai. Dia tak pernah kasar dengan aku. Dia selalu melayan aku dengan lembut. Aku pernah cuba pegang tangan dia pun dia tolak dengan baik. Mungkin dia terlalu terluka dengan aku. “Baliklah. Saya makin sakit tengok awak. Bawak balik kek tu sekali. Saya tak nak tengok apa-apa berkaitan awak lagi,” pantas dia menarik selimut menutup muka. Aku terkedu sendiri. Dia tak mahu pandang aku lagi. Hati dia dah tertutup untuk aku. Dia tak pernah macam ni. Selang beberapa hari, aku datang lagi tapi katil dia sudah kosong. Aku risau jika apa-apa yang buruk berlaku padanya. Dari jururawat aku tahu dia sudah dibenarkan pulang kerana keadaanya sudah stabil. Tapi yang mebuatkan jantung aku hampir gugur bila jururawat itu memberitahu dia masih menjalani rawatan susulan dan terapi kerana dia lumpuh. Dia lumpuh kerana aku! Itu semua tiga tahun yang lalu. Sejak kejadian tu aku tak pernah jumpa dia lagi. Tahu apa-apa khabar berita pun tidak kerana aku memang tak pernah nak berbaik dengan kawan-kawannya. Walaupun sudah tiga tahun tapi aku masih merinduinya. Aku tak jumpa wanita yang mampu menyayangi aku lebih dari dia.

Ah, panjangnya menung aku sampai nasi di hadapan mata sudah hampir dingin. Baru aku hendak menyuap makanan ke dalam mulut, mataku terpaku pada satu wajah yang duduk selang beberapa meja dari aku. Dia? Aku pasti tu dia. Senyum dia masih sama. Tapi keadaan tidak lagi serupa. Dia sedang makan bersama lelaki lain. Sesekali aku lihat dia mengusap perutnya. Dia mengandung. Maknanya dia sudah kahwin. Dan aku lihat lelaki yang juga makan di sebelahnya mengusap-usap tangan dia. Pasti itu suaminya. Dan aku sedar aku tak setanding suaminya sebab lelaki itu kelihatan lebih serba-serbi dari aku. Air mataku rasa ingin mengalir. Senyuman mahal milik dia yang dulu cuma untuk aku kini khas buat lelaki lain. Suaminya lelaki bertuah. Itu aku tak nafikan. Cuma suaminya yang dapat menyentuhnya. Cuma suaminya yang dapat melihat apa yang terlindung. Dan aku sangat pasti, cuma suaminya yang mendapat takhta paling agung dalam hatinya yang suci. Dia seperti botol kaca berbentuk hati yang pernah diberikan padaku dulu. Botol itu sudah pecah, namun aku sudah ganti dengan yang baru. Yang sama tapi tak serupa. Botol yang lama dipilih oleh dia dan yang baru dipilih oleh aku. Walapun aku masih menyimpan serpihan kaca botol itu, bentuknya tak lagi sama macam dulu. Dan sangat mustahil untuk kembali seperti dulu.

Pesanan buat semua lelaki, hargailah wanita yang menyayangi kamu. Jangan jadi macam aku. Matanya sangat cantik tapi aku selalu biarkan dia mengalirkan air mata dengan perbuatanku. Hidungnya yang kecil dan comel selalu aku sesakkan dengan asap rokokku walaupun aku tahu dia tak suka dan asap rokok boleh buat dia sakit kepala. Bibirnya sangat indah tapi aku selalu biarkan bibir itu tersenyum paksa kerana mangalah dengan setiap kemahuanku. Telinganya aku tak pernah nampak, terlindung, tapi telinga itu sering aku biarkan menerima segala marahku. Hatinya sangat lembut, dan aku selalu toreh dengan belati tajam dan aku biarkan dia merawat sendiri luka itu.

Akhirnya, aku hanyalah lelaki ego yang tak memiliki apa-apa kerana dia sudah dimiliki orang lain.




source: here

indecisive.

the workload is killing me. when there is too much work at work, when im back at home, i dont feel like doing anything. and i end up lying in front of the tv until 11 o'clock and go to the bed early, or i will sleep as early as 9.30.

and ive been thinking much lately. im not a person who can concentrate on more than one thing at one time. i have to do things one by one, because i can only give my commitment to one thing at a time. if there's too many things that i need to focus on, to give my attention to, everything that should be done will not be done. im so messy that way. that's why during the exam week, be it mid year or even trial, i cant concentrate on my other work, distributing papers, making bills, and organizing my class.

that's why ive been thinking of quitting my masters and apply for a taught course masters in utm. which is nearer to me, and does not consume as much time as doing the research. i do want to get my masters and phd, but i think, after working, my priority had change so much. i used to concentrate in my creative work well after sleeping hours, because that's when my idea flows like a non-stop flowing river, but now i cant stay up longer than i used to, because i have to go to work before 7.15 the next day. i cant. ive tried so hard, but i cant. i know what im capable of and what im not, so i think this is the best decision i can make.

but i dont know how to talk and discuss this with my supervisor. he who had and still has been so kind to me through everything. i dont have the heart to tell this to him. but i cant continue to be like this. i'll upset him no matter what i choose to do, so i think its better for me to quit as soon as i can.

i dont even know what to do.

im so blank.

indecisive.

help me.

pening lagi.

mak andam+pelamin at my place: rm2300
mak andam+pelamin at his place: rm1700
kad jemputan (my place and his place): rm1688
photographer: rm2400


total (excluding all other details): rm8088





huhu. tu tak termasuk jamuan, hantaran, mas kahwin, doorgifts, ape2 bende kecik2 lagi. pening weh pening!


kesimpulan: nak kawen? kumpul duit dpd sem 1 kat uni.





random: nak tau kenape kad jemputan smpi rm1700? sbb my dad nak 1000 keping. SERIBU KEPING. his dad nak 750 keping. so total 1750 keping. kalo sekeping rm0.90? darab la sendiri. so kalo u all nak makan free sile la dtg my house yek. meh2 tinggal address kat komen kalo nak kad jemputan.


Disaat kamu ingin melepaskan seseorang
ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya



Disaat kamu mulai tidak mencintainya
ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya



Disaat kamu mulai bosan dengannya
ingatlah selalu saat terindah bersamanya



Disaat kamu ingin menduakannya
bayangkan jika dia selalu setia



Saat kamu ingin membohonginya
ingatlah disaat dia jujur padamu



Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu
Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu




Yang indah hanya sementara
Yang abadi adalah kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari



Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian



Namun yg lebih susah mempertahankan yg ada
Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga
Ingatlah pada pepatah, "Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"



Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif
Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun,
begitu bangun semuanya sirna tak berbekas
Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun..



Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi
Sehelai benang pun tak bisa dimiliki
Apalagi yang mau diperebutkan
Apalagi yang mau disombongkan



Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
Jangan terlalu perhitungan
Jangan hanya mau menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah
Hidup ceria, bebas leluasa



Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus.




Taken from here

circles of my life.

CIRCLE ONE:THE OUTSIDE
1. What's your name: Yuhaniz Anuar
2. How tall are you: 157 cm, i think.
3. What color are your eyes: Kinda brown. Or black. I dont know.
4. What color is your hair: Black
5. Are you Male or Female: Female
6. What is your best feature (physically): I would say..none.
7. What's your shoe size: Sometimes it's 7, sometimes it's 8 (ok shut up now i know its huge)
8. Glasses, yes or no: Yes
9. Did you ever have braces: Never. My mom said its ok to wear braces, if and only if your teeth situation is either making you sick, or so embarrassed you cannot go anywhere without covering your mouth with something. Its like mengubah kejadian Tuhan, she said. And she works as the person you will go to if you want to repair your teeth, so its kinda saying something.
10. On a typical day you are wearing: Tshirt and jeans.
11. When you go to bed you're wearing: Pyjamas.
12. Work out/exercise about how often: Not often. haha.

CIRCLE TWO: MUSIC
1. Name five of your favorite bands: Paramore (Hayley Williams rawks!), Muse, MCR (oh they're like super cool), and..... that's all, i think.
2. Name five of your favorite singers: Hayley Williams, Mariah Carey, Kelly Clarkson, Shakira, Rihanna, and the list goes on.
3. Name three songs you are currently playing non-stop: The Only Exception-Paramore, Solo-Iyaz, Hati Yang Kau Sakiti-Rossa
4. Name one song (give lyrics) that best describes your life right now: Airplanes - B.O.B
6. When you're driving, what are the preset stations on your radio: Fly.Fm. If there is no signal, I play my cds.
7. What's the last CD you bought: I never bought any. I download and burn them myself.
8. Name one song/band/singer you're embarrassed to like but do: Justin Bieber. He's a baby, but all his songs are pretty cool. huhu.
9. If you could only attend one concert ever again, it would be: I hate concerts. I cant stand to be in crowded places, they make my head spins like mad. So I will not be attending any.
10. Name one band/singer you absolutely can't stand: Oh there's a long list of that, you know.

CIRCLE THREE: MOVIES/TELEVISION
1. Name your favorite actor: George Clooney. Seriously.
2. Name your favorite actress: Jessica Alba. She is smoking hot!
3. Name your favorite television show right now: Grey's Anatomy, obviously.
4. Name five really cool movies you've recently seen: I think i watched really crappy movies these days, because i cant remember any except IpMan.
5. Your favorite cancelled television show: None.
6. Name one movie you wish you hadn't wasted time/money on recently: Lagenda Budak Setan.
7. You would never watch a movie with: Anyone from the opposite gender except for him and my little brother.
8. Favorite candy/food to watch movies with: I dont like popcorn. It makes me thirsty. Plus munching sounds annoy me a lot.
9. Three favorite tv channels: 8TV, StarWorld, National Geographic, AXN, and many many more.
10. Favorite reality show: America's Next Top Model, So You Think You Can Dance
11. Favorite character on a reality show: Miss J in America's Next Top Model and Cat Deeley from So You Think You Can Dance.

CIRCLE FOUR: WORD ASSOCIATION(Write the first word/thing/person that comes into your head when you read this word:)

1. Coffee: Iced Caramel Latte from Dunkin Donut.
2. Dog: UUUGGGGHHHH!
3. Slut: err..no one.
4. Candy: Ferrero Rocher.
5. Pole: Golf?
6. Ocean: Blue.
7. Brave: Null.
8. Loving: Khairul Fadzli.
9. Cookie: No Nut Cookies by Famous Amos.
10. Death: is coming.
11. Life: is good, I guess.
12. Child: UUUGGGGHHH! and you will say the same if you are a teacher.

CIRCLE FIVE: WHICH WOULD YOU PREFER:(italic/bold the one you prefer)
1. Ten guilty men go free OR One innocent man goes to jail for life
2. Eaten by a lion OR Eaten by thousands of small insects - NEITHER.
3. A life without love OR A life with love and heartache - A life with him. If it comes with heartaches, then be it.
4. Skydiving from a plane OR Bungee jumping off a bridge - Something safer, please?
5. No television OR No music - No laptop with internet connection. The rest i can live without.
6. No more pizza, ever OR No more chocolate
7. A trip to Europe OR A trip to Hawaii -A trip to all around the world. FOC!
8. An hour with your future soul mate OR An hour with a lost loved one so i can tell them how deeply sorry i am for hurting their hearts.
9. No longer being able to cry OR No longer being able to feel the need to cry - I am a cry baby. Deal with it.

10. Sex without love OR Love without sex - SEX WITH LOVE
11. Loving someone who doesn't love you OR Being loved by someone you don't love - Both are going to hurt like hell, so it doesnt matter which one i choose.

CIRCLE SIX: THE LOVE LIFE
1. Are you currently in a relationship: Yep.
2. Are you currently looking/interested in someone: Yes of course.
5. How many times have you been "in love": Like really in love: once. But there are a few times when i thought i was in love.
6. Looking back, how do you feel about that person(s) now: Ive learnt a lot from them. About when to say no, about not giving what shouldnt be given, about speaking up your heart and mind, well, like I said, a lot. So i would like to thank them for all of those lessons. And i dont hate them. I dont do hate. Hate is not my thing. I just dont care for them anymore.
7. Name three things (physically) you look for in someone: Its a long list you know. But in the end, when you are in love, like really in love with that someone, you will just accept him the way he is, all those requirements wont matter anymore.
8. Name three things (mentally/emotionally) you look for in someone: Ive answered that.
9. Biggest turn offs include: Shouting at me. I dont care if I was wrong or I was right, I just cant stand people raising up their voices to me. If I was wrong, tell me nicely. Im a good listener, you know.
10. Your ideal date would be: Him.
11. You want to get married, where, when, how: Of course I do want to get married, sometime in november, in my own house, by my own dad.
12. Does anyone have feelings for you right now that you don't return: Yes. At least I hope he does.

CIRCLE SEVEN: THE FRIENDS(of your friends, who would you say is:)
1. The one you immediately go to with a problem: Nurain Abdul Rahman.
2. The most rational: Khairul Fadzli.
3. The funniest: Khairul Fadzli.
4. The one you spend the most time on the phone with: Khairul Fadzli.
5. The craziest (but in a good way): Nur Ili Syazwani Mohd Yazid.
6. The most honest: Nurain Abdul Rahman.
7. The purest: Wan Norhayati W Mohd Sobri.
8. The smartest: Nurul Hanna Ismail and Farini Salim.
9. The most athletic: Nurul Hanna Ismail. At least she used to be. I dont know about now.
10. The most compassionate: Nur Nadiah Zainal Abidin.
11. The one most likely to get thrown in jail and why: Nur Ili Syazwani Mohd Yazid and Nur Nazra Zakaria. Kerana mereka sangat gila.
12. The last one that said "I love you": Khairul Fadzli.

.

after all these years we have been together, you still give me butterflies in my tummy. i am still nervous when you are around. you still make my heart beats a little bit faster. and my love for you grows even stronger. i love you, and in the end, it is all that matters.


















happy anniversary, sayang.

my weekend.

hi guys.

on monday yati came out with a suggestion of going to kota tinggi to buy some baju kurung. i at first kinda hesitated to agree, because i thought the kem kepimpinan was going to be held last week. then when i found out that that camp will be held this week instead, i gave her a yes and off we, by we i mean me, liza, kak na (yati's sister) and yati, went to kota tinggi. bertolak dpd umah around 8am, because we were waiting for kak na to arrive.

sampai kota dlm pkul 9 lebih kot, tgk banyak gile weh baju kurung!!! but various shops offer you various range of prices la kan, so we went to shop after shop surveying for cheaper prices and prettier clothes, and we ended up shopping at the first shop we went when we first arrived. funny how that happened, right? i usually surveyed shop after shop to buy shoes, especially, and i always ended up in the first shop i entered. khairul said its a waste of time (sbb die yang selalu jadi mangsa round 1 midvalley or jusco tebrau nak cari my shoes kan ahahaha), why dont i just buy the shoes that i like the first time i saw them, right? but i think he should speak for himself. sbb die lagi cerewet kalo nak beli brg, abes satu shopping complex nak tawaf, bile i dah gave up buat muka paling penat dlm dunia and die pon tak sampai hati tgk muka i penat (hihi this is one of many2 reasons why i love him, he cant bear to see my sulking, tired face. he's kinda sweet that way)baru la die stop and go straight to that particular shop. hihi. girl power weh!

anyway we went round and round the small town, and we ended up buying some 2 pairs of baju kurung for each of us, and everyone except me bought that baju na o mei (the dress is beautiful, but im not the type of person who wears skirt, or skirt-like-cloth, except for baju kurung, just so u know). im pretty satisfied with the outcomes, tapi walaupun ade banyak gile kot pilihan, i still find it difficult to find the ones that i like. huhu. takpelah next time buleh pegi lagi, its not that far from home, about 40km from pasir gudang.

and on sunday, i went to melaka to visit his new workplace. oh did i tell u that he quits his job at putrajaya already? he got this offer from utem to be a tutor at faculty of manufacturing eng, and because he loves engineering so much (but he dont want to be an engineer, plus he hates that ptd job spec), he accepts the offer and moved to melaka. so melaka will be my second state after johor la after this, looks like im going to stay there for the rest of my life. hihi. anyway melaka is one interesting state, and yeah, i think im going to like it there. hihi.

and my favourite pic of the day.








that's all, i think. going to melaka again this sunday, insya Allah, im pretty excited when he is closer to me, distance wise. and will be going to singapore for a social visit organized by my school, on 17th july. cant wait to jalan2 with all my colleagues!


adios!










i love u.











*blushblush*









mess.




im a mess. i screwed up. but quitting is out of the question. i am already in way too deep to turn back and undo everything. and alone. im in this alone. God please, i need strength.




pic taken from here

kenape saya (tak)suka jadi anak sulung.

1. dulu mase kecik2, selalu kene suruh jaga adik2. cebuk lah, buat susu lah. paling annoying bile kena buai adik sampai tido. lagi2 buai si kumai. die dah la kene tengok muke orang kalo nak tido. kalo takde orang or buaian stop mesti die terjaga. bengang jek.

2. kene kemas rumah. jemur baju. lipat baju. jaga adik. basuh pinggan. kemas dapur.

3. kalo balik kampung tak bleh main dgn sepupu sebab kene jaga adik sbb mak sibuk masak kat dapur.

4. kalo adik2 gaduh mesti kita yang kene marah dulu.

5. result peksa mesti perfect. PERFECT. kalo tak dapat keputusan bagus mesti kene lecture dengan ayah.



kenapa saya suka jadi anak sulung?

1. semua mesti firsthand. baju. mainan. mukadam. quran. buku teks. adik2 dpt hand-me-downs.

2. kereta pun dpt firsthand.

3. laptop dapat yang paling canggih.

4. selalu kena teman mak pg shopping maka pasti akan mendapat habuan.

5. sbb jadi anak first yang nak kawen so bila nak tunang je pun mak renovate rumah sampai rm30k. huahuahua.

6. ada kuasa veto untuk suruh semua orang dlm rumah buat keje, terutama a'ad dengan icah. hahaha. best.




kesimpulannya: jadi anak sulung memang best.

Diari Seorang Isteri.

Aduh...sakitnyer. ..isk.... . aduuh....Bang sakit nye tak tahan saya" keluh Nisa pada suaminya Zakri.

"Apelah awak nie....lama sangat nak bersalin dah berjam-jam dah tak keluar-keluar juga. Penat dah saya tunggu. Nih mesti ader benda yang tak elok awak buat , itu lah sebab lambat keluar budak tu banyak dosa la tu" rungut Zakri pd Nisa.

Nisa hanya diam dan menahan sakit nak beranak, hampir 1 jam Nisa dalam bilik bersalin tapi baby tak keluar juga. Sebak hati Nisa bila Zakri berkata begitu. Sejak mengandung ada sahaja yang tidak kena dihati Zakri terhadapnya. Seakan-akan membenci Nisa dan anak yang dikandungnya. Jururawat datang memeriksa dan kemudian bergegas memanggil Doktor Johari. Doktor Johari (Doktor Peribadi) datang dan bergegas menyediakan keperluan menyambut kelahiran. Nisa hanya mendiamkan diri menahan sakit dan air mata meleleh panas dipipi bukan disebabkan takut atau sakit tapi rungutan Zakri tadi. Doktor Johari menyuruh Nisa meneran ...."Come on Nisa u can do it...once more...." Kata ransang Doktor Johari itu membuatkan Nisa bertenaga dan sekali teran sahaja kepala baby sudah keluar..."Good mummy" kata Doktor Johari selepas menyambut baby yang keluar itu.

Tiba-tiba Nisa terasa sakit lagi dan Nisa meneran untuk kali kedua dan keluar seorang lagi baby, kembar rupanya. "Nisa u got twin, boy and girl, putih macam mummy dia" kata Doktor Johari memuji Nisa. "Tahniah Zakri,it's a twin" Doktor Johari mengucapkan tahniah kepada Zakri. Zakri hanya mendiamkan diri setelah menyaksikan kelahiran anak pertamanya, kembar pulak. Memang Doktor Johari itu menyuruhnya melihat bagaimana keadaan kelahiran anaknya. Baby boy dan girl Nisa namakan Mohammad Danial dan Nur Dania.Nisa berasa lega... tapi Nisa masih lagi teringat kata-kata Zakri padanya sebentar tadi. Terlalu banyak kata-kata yang membuat Nisa selalu kecil hati . Tapi Nisa tahankan sahaja. Nisa tahu kalau Nisa mengadu pada emak, Nisa akan dimarahi semula. Jadi Nisa hanya diam dan memendam rasa. Danial dan Dania diletakkan di nursery di Hospital itu sementara menanti Nisa berehat kemudian dapatlah Nisa menyusukan Danial dan Dania. Comel sungguh kembar Nisa. Nisa termenung dan otak fikirannya menerbang kembali detik-detik semasa Nisa mengandungkan kandungannya, Zakri selalu memarahi Nisa, ada sahaja yang tidak kena. Kata Nisa yang bukan-bukan, gila, ada sahaja tuduhan yang tidak masuk akal semuanya dihamburkan pada Nisa. Tak sanggup Nisa hadapi semua itu tapi demi kandungannya, Nisa kuatkan semangat dan pendirian Nisa.

Ingat lagi waktu Nisa mula mengandung Zakri tak percaya Nisa mengandung anak dia, dua kali dia membuat pemeriksaan Antenatal samada Nisa mengandung.Zakri ragu anak dalam kandungan Nisa. Dia tak boleh terima baru tiga bulan kahwin dah mengandung.. .Nisa dah 2 bulan...Nisa cuma kosong selama sebulan selepas berkahwin. Nisa tak tau nak cakap apa.

Nisa balik rumah dalam kesedihan. Pada mulanya Nisa gembira bila mengandung tapi sebaliknya pula yg terjadi. Perasaan hati Nisa bangga Nisa dapat memberi zuriat kepada Zakri. Tapi apa yang Nisa dapat hanyalah tuduhan yang tak pernah terlintas di otak jemala Nisa. "Kenapa abang berlainan sekarang ni, tak macam dulu pelembut, suka berjenaka, ni tak asyik nak cari salah Nisa sahaja. Nape Bang?"soal Nisa pada Zakri . "Kaulah penyebabnya. Tak yah nak tunjuk baik plak" Zakri menempelak Nisa "Jantan mana yang kau layan kat opis kau tu" sergah Zakri lagi. "Abg syak Nisa ngan lelaki lain ke? Kenapa Abg syak yg bukan-bukan, Nisakan isteri Abang yang sah tak kanNisa nak buat jahat ngan orang lain pulak Bang"? terang Nisa pada Zakri. "ALLAH dah bagi kita rezeki awal,tak baik cakap cam tu. Itu semua kehendak ALLAH" Nisa senyum dan menghampiri sambil memeluk badan suaminya tetapi Zakri meleraikan pelukan Nisa dengan kasar sehingga Nisa hampir tersungkur. Nisa menangis dan sedih. Zakri buat tak tahu sahaja. Deraian airmata Nisa semakin laju. Nisa hanya mampu menangis. Terasa dada .Nisa sakit menahan semua tohmahan dari Zakri, suaminya yang sah. "Woi, benda-benda tu bole terjadilah Nisa, kawan baik ngan bini sendiri, suami sendiri, bapak ngan anak, hah emak ngan menantu pun bole jadi tau apatah lagi macam kau nie, tau tak. Tu dulu kawan kau lama tu yang satu opis ngan kau tu, Farid, bukan main baik lagi budak tu" marah Zakri. "Entah-entah keturunan kau, darah daging kau pun tak senonoh.... heee teruk. Nasib aku la dapat bini cam engkau ni"kutuk Zakri lagi pada Nisa. "Bawa mengucap Bang, jangan tuduh saya yang bukan-bukan saya bukan perempuan tak tentu arah walaupun saya menumpang keluarga ni , saya bukan jenis macam tu saya tau akan halal haram, hukum hakam agama. "Walaupun saya tak tau asal usul keluarga kandung saya, saya bersyukur dan berterima kasih pada emak kerana jaga saya dari kecil dah macam darah daging saya sendiri" kata Nisa pada Zakri. "Tapi Abang tak boleh hina keluarga kandung saya walaupun saya tak pernah tengok muka ayah dan mak kandung saya. Mereka lahirkan saya kedunia,"ucap Nisa sambil menangis.

Semenjak kejadian itu Nisa terpaksa mengikut Zakri ke tempat kerjanya apabila habis waktu kerja. Nisa berehat di Surau tempat Zakri bekerja. Zakri bekerja di salah sebuah Pusat membeli belah dan kerjanya mengikut shif.Kalau Zakri shif malam terpaksalah Nisa menunggu Zakri sehingga pukul 10.30 malam - 11.30 malam sehingga habis Pusat membeli belah itu tamat waktu perniagaannya. Nisa terpaksa berbohong pada emak dan keluarga lain dengan mengatakan Nisa buat overtime di pejabat. Nisa terpaksa berbuat demikian kerana tidak mahu dikata-kata dan dituduh lagi. Dengan keadaan perut semakin membesar Nisa gagahkan juga. Tetapi kadangkala Zakri tidak menjemput Nisa di tempat kerja terpaksalah Nisa menaiki bas. Begitulah Nisa sehinggalah Nisa hampir pada waktu bersalin Nisa. Kalau diminta jemput...macam- macam kata kesat dilemparkan pada Nisa, perempuan tak tau berdikarilah, berlagak senang lah, lagak kaya lah. Pernah suatu hari Nisa naik marah kerana Zakri jemput Nisa lambat sampai sakit pinggang Nisa menunggunya. Nisa menangis. Zakri tiba-tiba naik angin dan cakap perangai Nisa macam firaun la, perempuan tak sedar dirilah, tak layak jadi isterilah, menyusahkan macam-macam kata nista dilemparkan pada Nisa.

Nisa tambah sedih mengenangkan diri Nisa, ngadu kat emak takut dimarahi pula...bila Nisa balik ke rumah, mereka berdua akan berlakun yang mereka tidak bergaduh...Nisa sedaya upaya tidak mahu menunjukkan yang masalah melanda perkahwinannya. Kasihan Nisa...dalam keadaan yang begitu Nisa masih mampu bertahan, masih kuat lagi emosinya. Satu hari Zakri dalam keadaan marah telah menarik rambut Nisa dan menghantukkan kepala Nisa ke dinding...Nisa hanya mampu menangis dan menanggung kesakitan gara-gara Nisa nak pergi ke rumah Mak Usu Nisa yang ingin mengahwinkan anaknya di Tanjung Karang. Emak Nisa dah seminggu pergi ke sana untuk menolong. Hari dah mula petang jadi Nisa mendesak agar bertolak cepat kerana kalau hari malam nanti bahaya , "Kita nak jalan jauh ni Bang. Biarlah kita pergi awal sikit bolehlah tolong apa yang patut. Masa nilah kita nak membalas pertolongan mereka, ingat tak masa kita kahwin mereka bekerja keras kan "kata Nisa pada Zakri. Zakri ketika itu sedang berehat menonton. "Bang dengar tak ni, lagi pun hari dah mula gelap,takut plak hujan nanti"desak Nisa lagi. Tiba-tiba Zakri bangun dan mukanya bengis memandang Nisa "Kau tahu aku penatkan, tak boleh tunggu ker,suka hati aku lah nak pegi malam ke siang ke tak pegi langsung ker"marah Zakri. "Itu Nisa tau, Abang dah berehat dari pagi tadi Bang masih penat lagi, Nisa cuma nak ingatkan Abang aja"Nisa memberitahu Zakri. Zakri datang pada Nisa dan direntapnya rambut Nisa dan di hantukkannya kepala Nisa kedinding.

Nisa tak dapat buat apa. YA ALLAH sanggup Zakri berbuat demikian...terasa kebas kepala Nisa dan mula membengkak. Pening kepala Nisa dibuatnya. "YA ALLAH kau kuatkan iman aku YA ALLAH, lindungilah aku dan kandungan aku dari bahaya YA ALLAH" doa Nisa dalam hatinya. Nisa memencilkan diri Nisa disudut dinding dan menangis.Zakri kemudian duduk diam. Nisa rasa kepala Nisa macam nak pecah. Kebas masih lagi dan embengkak.. .berdenyut2. .."Bang, Nisa minta maaf jika Nisa membuat Abang marah" Nisa memohon maaf pada Zakri sambil teresak-esak.

Treet,Treet, Treet, Treet....bunyi handphone Zakri. "Sapa plak nie sebok je....."Rungut Zakri yang tengah sibuk berborak dengan kawan-kawan di salah sebuah caf?. "Hoi, Encik Zakri, bini ko kat wad tak gi jengok ke, apa punya laki ko nie? sindir Azlan, kawan pejabat Zakri. "Alah, dia sihat je kat wad tu, makan tanggung berak cangkung, ha,ha,ha"gelak Zakri dan kawan-kawan lain. Azlan cuma berdiam diri. "Senangnya hidup Zakri nie tak ader risau langsung pasal bini dia"cetus hati Azlan. "Akulah kalau bini aku masuk wad bersalin aku sentiasa dok sebelah dia tau...mereka perlukan kita masa tu...nyawa mereka dihujung tanduk semata-mata nak melahirkan zuriat yang dari darah daging engkau tau, cuba fikir sikit" Azlan mengingatkan Zakri. "Iyelah, Lan, lagipun Nisa dah bersalin, selamat dah, sekarang tengah berehat laaa, apa aku nak risau lagi" jawab Zakri selamba. "Suka hati kau lah, tapi kalau ader apa-apa nanti kau jangan menyesal Zakri, sesal tak sudah nanti" kata Azlan lagi. Treet, Treet, Treet....bunyi handphone Zakri. "Hello Zakri speaking" jawab Zakri. "Hello Zakri, Doktor Johari sini, ade masalahlah Zakri, pasal Nisa, datang segera ke hospital ye Zakri, Nisa tidak sedarkan diri........ ."panggilan kecemasan dari Doktor Johari "Iye ke, teruk ke dia Johari , okay I atang"...tuttttttt . Zakri menamatkan perbualannya dengan Doktor Johari. "Lan. Kau kut aku, Nisa tak sedar diri ..."ajak Zakri pada Lan. "Hah, tadi kau kata bini kau sihat"tanya Lan pada Zakri. "Alah jom ler cepat" desak Zakri.

"Zakri, kami tak dapat selamatkan Nisa, Nisa mengalami pendarahan otak yang serius, sebelum nie pernah tak Nisa jatuh atau...terhantuk kuat cause sebelah kanan kepalanya kelihatan bengkak dan ada tanda lebam. Mungkin kesan dah lama? tanya Doktor Johari dengan serius dan ingin penjelasan Zakri. Zakri hanya mendiamkan diri. Automatik otak Zakri teringat yang dia pernah menarik rambut Nisa dan menghantukkan kepala Nisa kedinding sekuatnya... dan selepas kejadian itu Zakri tidak pernah pun membawa Nisa ke Klinik untuk membuat pemeriksaan kepalanya dan semenjak kejadian itu Nisa sering sakit kepala yang teruk ...tapi Zakri tidak pernah mengendahkan kesakitan Nisa....baginya Nisa mengada-ngada ..saja buat sakit untuk minta simpati...tetapi sebaliknya.. ...Zakri hanya diam...."YA ALLAH apa aku dah buat" rasa bersalah membuat dirinya rasa menggigil... "Doktor Zainal yang merawat Nisa kerana Nisa mengadu sakit kepala sewaktu Nisa memberi susu pada kembarnya di Nursery, sakit yang amat sangat katanya so Doktor Zainal membawa Nisa ke Lab untuk membuat scanning di kepalanya dan confirm otaknya ada darah beku tapi malangnya ia sudah ditahap yang kritikal, kami tak mampu lakukan apa-apa kerana Nisa tidak mahu di operation sebelum meminta izin dari kau Zakri, Nisa telah pergi dulu dengan tenang.Permintaan terakhir Nisa, Nisa minta kau membaca diarinya. I'm really sorry Zakri. ALLAH berkuasa Zakri kita tak dapat menghalangnya" kata Doktor Johari lalu memberikan Zakri sebuah diari yang berbalut kemas dengan kain lampin baby yang masih baru.

Zakri mengambil diari itu dan membuka setiap lembaran diari Nisa, setiap lembaran tertulis rapi tulisan Nisa dan peristiwa yang berlaku pada Nisa pada setiap hari , Zakri membacanya sepintas dan nyata keluhan,kesakitan segala luahan rasa Nisa semuanya tertera di iarinya. Dan Zakri dapati setiap peristiwa itu semuanya perlakuan buruk Zakri terhadap Nisa..."YA ALLAH kenapa aku buat Nisa begini" terdetik hati Zakri selepas membaca tiap lembaran diari Nisa. Dan terpandang oleh Zakri mukasurat akhir lembaran diari yang ditanda dengan bunga ros merah yang telah kering....membuat Zakri tertarik untuk membacanya.. . Untuk suami Nisa yang tersayang, I LOVE U Bang... "SELAMAT HARI ULANG TAHUN PERKAHWINAN YANG PERTAMA"

Assalamualaikum.

Abang,

Ingat tak bunga Ros merah ni, Abang berikan pada Nisa sewaktu mula mengenali Abang. Lama Nisa simpan bunga tu Bang...Bunga inilah lambang bermulanya perkenalan Nisa dengan Abang. Nisa benar-benar menyayangi Abang. Nisa menyimpan setiap hadiah yang abang bagi pada Nisa. Abang tak pernah tahu kan ... Itulah salah satu buktinya betapa sayangnya Nisa.. Terlebih dahulu Nisa ingin sangat dengar Abang panggil Nisa AYANG seperti kita baru kahwin...Abang panggil Nisa AYANG...terasa diri dimanja bila Abang panggil Nisa cam tu...walaupun Nisa dapat merasa panggilan AYANG itu seketika sahaja. Abang dah banyak berubah. Perkataan AYANG telah hilang dan tidak kedengaran untuk Nisa lagi. Kenapa? Bencikah Abang pada Nisa? Abang...mukasurat nie khas utk Abang. Bacalah semoga Abang tahu sayangnya Nisa pada Abang. Abang ingatkan hari nie hari ulangtahun perkahwinan kita yang pertama dan Nisa hadiahkan Abang....... Danial dan Dania. Untuk Nisa tak perlulah Abang bagi kerana tak ada apa yang Nisa inginkan melainkan kasih sayang Abang pada Nisa. Nisa akan pergi mencari ketenangan dan kedamaian untuk diri Nisa. Nisa pergi untuk menemui NYA.

Nisa harap Abang akan menjaga Danial dan Dania dengan baik dan jangan sekali-kali sakiti mereka. Danial dan Dania tak tahu apa-apa. Itulah hadiah paling berharga dari diri Nisa dan mereka adalah darah daging Abang. Jangan seksa mereka. Abang boleh seksa Nisa tapi bukan mereka. Sayangilah mereka...Nisa ingin mengatakan bahawa Nisa tak ada hubungan dengan sesiapa melainkan Abang sahaja di hati Nisa. Jiwa dan raga Nisa hanya untuk Abang seorang. Terima kasih kerana Abang sudi mengahwini Nisa walaupun Nisa in cuma menumpang kasih disebuah keluarga yang menjaga Nisa dari kecil hinggalah Nisa bertemu dengan Abang dan berkahwin. Nisa harap Abang tidak akan mensia-siakan kembar kita dan Nisa tidak mahu mereka mengikut jejak kehidupan Nisa yang malangkerana menumpang kasih dari keluarga yang bukan dari darah daging nisa....tapi Nisa bersyukur kerana dapat mengecapi kasih sayang sepenuhnya dari keluarga ini. Nisa harap sangat Abang akan sentiasa memberitahu pada kembar kita yang Nisa ibunya akan sentiasa bersama disamping kembar kita, walau pun Nisa tak dapat membelai dan hanya seketika sahaja dapat mengenyangkan kembar kita dengan air susu Nisa. Berjanji pada Nisa dan ingat DANIAL dan DANIA adalah darah daging abang...Ampunkan Nisa dan halalkan segala makan minum Nisa selama setahun kita bersama. Sekiranya Abang tidak sudi menerima Danial dan Dania berilah pada emak Nisa supaya emak menjaga kembar kita dan segala perbelanjaan Nisa dah buat nama emak untuk KWSP Nisa. Biarlah emak menjaga kembar kita sekurang-kurang terubat juga rindu emak sekeluarga pada Nisa nanti bila memandang kembar kita. Comel anak kita bang..Dania mengikut raut muka Abang...sejuk kata orang dan Nisa yakin mesti Danial akan mengikut iras raut wajah Nisa...Ibunya. ..sejuk perut Nisa mengandungkan mereka. Inilah peninggalan Nisa untuk Abang. Semoga Abang masih sudi menyayangi dan mengingati walaupun Nisa sudah tiada disisi Abang dan kembar kita.

Wassalam.
Salam terakhir dari Nisa Untuk Abang dan semua.
Doakan Nisa.

Ikhlas dari

Nur Nisa

Sabarlah Zakri, ALLAH maha berkuasa. Kuatkan semangat kau, kau masih ada Danial dan Dania" pujuk Azlan. Zakri hanya tunduk membisu. YA ALLAH,Nisa maafkan Abg Nisa. Zakri longlai dan diari ditangannya terlepas, sekeping gambar dihari pernikahan antara Zakri dan Nisa jatuh dikakinya dan Zakri mengambilnya. Belakang gambar itu tertulis "HARI YANG PALING GEMBIRA DAN BAHAGIA BUAT NISA DAN SEKELUARGA. NISA DISAMPING SUAMI TERCINTA SELEPAS DIIJABKABULKAN. SEMOGA KEGEMBIRAAN DAN KEBAHAGIAAN AKAN MENYELUBUNGI DIRI NISA DAN KELUARGA NISA HINGGA KEAKHIR HAYAT NISA.

Zakri terjelepuk dilantai dan berjuta penyesalan merangkumi seluruh tubuhnya. Zakri seakan orang hilang akal. Satu demi satu setiap perlakuannya terhadap isterinya Nisa seperti terakam dalam kotak otaknya...setiap perbuatannya. ..seperti wayang jelas terpampang.. . kenapalah sampai begini jadinya...kejamnya aku...Nisa, Nisa, Nisa maafkan Abang Nisa. Sewakt jenazah Nisa tiba dirumah suasana amat memilukan. Zakri tidak terdaya untuk melihat keluarga Nisa yang begitu sedih atas pemergian Nisa. Namun emak Nisa begitu tabah dan redha. Danial dan Dania sentiasa di dalam pangkuan neneknya.Saat akhir untuk melihat Jenazah Nisa, Zakri lihat muka Nisa tenang bersih dan Zakri kucup dahi Nisa buat kali terakhir seakan-akan lirik mata Nisa mengikuti wajah Zakri. "Nisa Abang minta ampun dan maaf" bisik Zakri perlahan pada telinga Nisa sambil menangis dengan berjuta penyesalan menimpa-nimpa dirinya. Apabila Zakri meletakkan kembar disisi ibunya mereka diam dari tangisan dan tangan dari bedungan terkeluar seolah-olah mengusapi pipi ibu mereka buat kali terakhir dan terlihat oleh Zakri ada titisan airmata bergenang di tepi mata Nisa. Meleleh perlahan-lahan bila kembar itu diangkat oleh Zakri. Kembar menangis semula setelah diangkat oleh Zakri dan diberikan kepada neneknya.

Jenazah Nisa dibawa ke pusara dan ramai yang mengiringinya termasuklah kembar bersama. Walaupun kembar tidak tahu apa-apa tapi biarlah kembar mengiringi pemergian Nisa, Ibu mereka yang melahirkan mereka. Amat sedih ketika itu.. Zakri tidak mampu berkata apa-apa melainkan menangisi pemergian Nisa yang selama ini merana atas perbuatannya. Dan akhirnya Jenazah Nisa selamat dikebumikan. Satu persatu orang ramai meninggalkan kawasan pusara dan akhirnya tinggallah Zakri keseorangan di pusara Nisa yang merah tanahnya...meratapi pilu, berderai airmata dengan jutaan penyesalan ...YA ALLAH , kuatkan hambamu ini YA ALLAH. Hanya KAU sahaja yang mengetahui dosa aku pada Nisa....ampunkan aku YA ALLAH....akhirnya Zakri terlelap disisi pusara Nisa bermimpikan oleh Zakri,Nisa datang mencium tangan, mengucup dahi dan memeluk Zakri dengan lembut mulus. Zakri melihat Nisa tenang dan jelas kegembiraan terpancar dimuka Nisa Putih bersih. Nisa, Nisa, Nisa nak kemana Nisa, Nisa, Nisaaaaaa. Zakri terjaga dari lenanya. Terngiang-ngiang suara kembar menangis. "YA ALLAH ,Zakri,Zakri bangun Zakri...dan hampir senja ni, mari kita balik, kenapa kau tidur kat sini Zakri?" tegur abang long , abang ipar Zakri. Dari jauh Zakri lihat emak dan kakak ipar mengendung kembar. Mereka menangis. Zakri berlari menuju ke arah kembarnya dan mengusap-usap ubun-ubun anak kembar dan secara automatik kembarnya diam dari menangis. "Danial, Dania anak ayah, ayah akan menjagamu nak...kaulah penyambung zuriat, darah daging ayah... emak, abang dan kakak ipar Zakri tersedu hiba dan mereka berlalu lemah meninggalkan pusara Nisa....





source:

Uwais Prudential Bsn Takaful: Diari Seorang Isteri...

dulu dan sekarang.


dulu.











sekarang.



2nd hand, bcz we (my dad, my mom and i) went to perodua pontian to buy a brand new myvi but the dealer said i have to wait for about 2 months till i get the car. but i dont have 2 months. my sister had been wailing (yes literally wailing) for a car bcz she didnt have any transport to go to campus. she used to drive my dad's old renault, but since the car, well, was broken beyond repair, so she insisted on a new car. and as the oldest sister, i have to give in and give her my kenari and find a car to my name. and i insisted on a myvi, and my father literally went to all the 2nd hand car shops all over pontian to find me one. manual myvis were everywhere, but it was hard to find an auto myvi. and then my dad found JKR1009 and it was a good, brand new like car (2007 with 30k mileage if i was not mistaken), so, that's it, the myvi is mine. my name. heh.


congratulations to me. my first very own property.

enough said.





my friend once told me that dr fadzilah kamsah once said that the engagement is not something to be fussed about.

so i swore to myself that i will not upload my engagement pics until the wedding date is fixed.

now the wedding date has been fixed, there you are.


me, my mom, dad and his family.



him. waiting outside. patiently.








and my favourite pic of the day. suhaina. ain and adik.






semoga jodoh kami kekal sehingga ke akhirnya.
amin.

some thoughts.

" Selamat pagi baby, muwwah salam sayang yang tak terhingga hehe"

4 May 2010 07:57
From: Khairul





and i was smiling the whole day.


thanks sayang, u made my day. u always do.

stress.

yeah, it has been a while, i know.

ive been busy teachering (oh is that even a word?). being a good teacher is not one easy thing.

same as being a good worker.

i swear, im not working my ass off to be the employee of the month or something. im not trying to kiss someone's ass, becoming the apple of his or her eyes. im not. i complete my work because that's my responsibility. i did my best because that's what i am, i have to do my best in everything i do, i just have to. im not trying to outshine others, im not trying to make myself outstanding compared to my other friends.

and yet, someone told me not to work very hard. someone told me not to give my best in every assignment that was given to me. someone told me that if i cant do the job, i just have to admit, and ask for help. someone told me that i dont have to do every work that has been assigned to me. someone told me to learn how to say NO.

because i am this close to become the apple of her eyes. and that someone told me that, all the apples of her eyes have to do more work that others. so if i keep trying to impress her or something, the music that i have to face is that i have to do more than others, because the only thing that matters to her is to get her job done. and that's the culture here. the more she loved someone, the more work that someone will get.

God i swear, i never did anything to impress anyone.

and now im so confused. should i just continue minding my own business and keep doing what i do now, and unintentionally keep impressing her? or should i do as that someone told me to? i dont want to risk my job, i dont want to risk my confirmation process.

im just doing my job for God sake!

.......

"what if we get married at the end of this year and i cannot get transferred until after my position is confirmed? i cannot think of the possibility of being away from you especially when we are officially allowed to live together..."

"baby, we survived four years of relationship away from each other..why cant we survive this..?i know its hard for both of us..but i have a strong faith that we can survive this.."

"but still..away from u..."

"i know its hard baby..i know..its hard for me too..but we can try right.."

"yeah..but what's the point of getting married so soon if we still have to be away from each other..?"

"at least everything will be appropriate, halal and legal...right.."

"still..three years is like forever..."

"you can come here during school holidays..or every other weekend..n i can come and meet you there also.."

"and stay with you for like 3 days and have to leave again? i dont think i can.."

"i know u can..try filling in the transfer form every time it is available..i'll find ways to get you transferred here as soon as possible..if we have to appeal, we appeal..ok.."

"yeah..i guess i dont have much choice.."

"baby, it is only 300km..my superior has been away from his wife for like three years now, and his wife is somewhere in sabah.. imagine that.. at least we still can meet every weekend if you like.."

"yeah...right...but still..."

"ok now, do u want to get married or not? because if this is causing u pain and doubt, we can delay..but i rather not.."

"no, i want to...i guess i have to work on that 'away' part as hard as i can.."

"i know u can baby..i know we will survive this.."